[RENUNGAN] Menjaga Iman di Masa Pandemic
Jakarta, 9 September 2020
Tanpa PSBB Ketat, ICU RS Corona di
Jakarta Diprediksi Penuh 15 September. (Line Today)
Mulai Senin Depan Perkantoran di
Jakarta Wajib Full WFH. (Line Today)
Covid-19 Tak Terkendali, Anies
Putuskan Jakarta PSBB Todal (CNBC Indonesia)
Inilah beberapa Headline News pada
hari ini dari berbagai media. Karena semakin tingginya angka penularan/kasus
positif Covid-19 di Jakarta, akhirnya Pemerintah DKI Jakarta memutuskan akan
mulai memberlakukan kembali PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) mulai
Senin, 14 September nanti. Kita mungkin akan mulai kembali seperti saat awal
PSBB mulai diberlakukan April lalu. Dimana kita harus “di rumah aja”. Bekerja
dari rumah, belajar dari rumah, beribadah dari rumah, belanja dari rumah. Kondisi
seperti ini tentunya bukan hal yang mudah bagi kebanyakan orang terutama dari
segi psikologi. Orang-orang akan mulai tertekan. Stres karena kehilangan
pekerjaan; karena tidak dapat bertemu dengan para kerabat dan teman-teman;
tidak dapat melakukan hal-hal yang menghibur bagi diri mereka seperti pergi
liburan, menonton konser musik kesukaannya, pergi hangout dan sebagainya. Tapi
dari semua itu keadaan seperti ini juga ada yang berpengaruh kepada iman
seseorang. Mereka mungkin bertanya-tanya kenapa terjadi pandemic seperti ini?
Kenapa Tuhan membiarkan ini terjadi? Mengapa kondisi seperti ini tak kunjung
usai padahal kami sudah berdoa setiap hari? Semua pertanyaan itu tidak bisa
dijawab dari sisi manusia kita, sebab semua itu adalah misteri Illahi. Tapi kita
sebagai manusia, anak domba Allah janganlah meragukan Tuhan sang pencipta kita.
Semua yang terjadi di dunia ini ada alasannya dan pasti hal itu akan berujung
pada sesuatu yang lebih indah. “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya,
bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat
menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir” (Pengkhotbah
3:11)
Jadi percayalah pada Tuhan Allah
kita bahwa situasi ini akan berlalu dan kita tidak boleh sampai kehilangan iman
kita pada-Nya. Saya memahami kita manusia hanyalah terdiri dari darah dan
daging, jadi kadang emosi dan keraguan akan Tuhan bisa menghampiri. Tetapi
jangan biarkan itu terjadi. Jangan biarkan setan datang menghantui diri kita
hingga membuat kita kehilangan iman kita pada Sang Pencipta. Tetaplah
memelihara iman kita di masa pandemic ini walaupun kita tidak dapat beribadah
langsung di gereja seperti biasanya kita lakukan. Berdoa kepada Tuhan Allah
tidaklah harus di dalam gereja. Tuhan dapat mendengar doa-doa kita dari mana
pun. Tetaplah berdoa agar tetap dekat pada Bapa Surgawi kita. Saat bangun
tidur, berdoalah; Sebelum makan, berdoalah; Sebelum tidur, berdoalah. Selalu
berdoalah sebelum kita hendak melakukan sesuatu. Lakukanlah doa-doa lain
seperti Doa Malaikat Tuhan, Doa Koronka Kerahiman Ilahi dan tidak lupa Doa
Rosario atau mungkin kita ingin melakukan Doa Novena. Percayalah bahwa doa-doa
yang kita lakukan tidaklah sia-sia. “Dan apabila kamu berseru dan datang untuk
berdoa kepada-Ku, maka aku akan mendengarkan kamu” (Yer 29:12)
Selain dengan berdoa, kita juga
dapat melakukan hal-hal lain untuk tetap menjaga iman kita. Misalnya dengan tetap mengikuti Misa secara Online Streaming, membaca
Alkitab setiap hari, membaca-baca renungan harian, mendengarkan
khotbah-khotbah. Banyak hal lain yang bisa kita lakukan. Tetaplah menjaga iman
kita agar tidak luntur supaya kita tetap bisa menjadi pribadi yang kuat dalam
melalui masa pandemic ini. “Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal,
akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” (Filipi 4:7)
Salam Penulis,
Victoria Souw


Comments
Post a Comment